Jabar

Buruan Daftar! Kuota Mudik Gratis Jabar 2026 Sisa 660 Kursi, Tiga Rute Ini Masih Tersedia

Didin Wahidin | 4 Maret 2026, 12:21 WIB
Buruan Daftar! Kuota Mudik Gratis Jabar 2026 Sisa 660 Kursi, Tiga Rute Ini Masih Tersedia
Pemprov Jabar rilis sisa kuota Mudik Gratis Jabar 2026.

AKURAT JABAR – Antusiasme warga menyambut Lebaran tahun ini sangat tinggi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan diri dalam program Mudik Gratis Jabar 2026.

Pasalnya, per Selasa (3/3/2026), kuota yang tersisa kini hanya tinggal 660 kursi dari total 3.040 kursi yang disediakan.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, mengungkapkan bahwa mayoritas rute favorit telah habis dipesan oleh warga.

Saat ini, hanya tersisa tiga rute perjalanan yang masih membuka pendaftaran bagi para calon pemudik lebaran 2026.

Baca Juga: Siap-Siap Pulang Kampung! Pemprov Jabar Buka Pendaftaran Mudik Gratis Jawa Barat 2026 via Aplikasi Sapawarga

Rincian Rute yang Masih Tersedia

Bagi Anda yang berencana pulang kampung, berikut adalah rincian sisa kuota untuk rute yang masih bisa dipesan melalui aplikasi Sapawarga:

  • Bandung ke Sukabumi: Tersisa 288 kuota.

  • Bogor ke Pelabuhan Ratu: Tersisa 156 kuota.

  • Bogor (Cileungsi) ke Bandung: Tersisa 216 kuota.

"Kami menyarankan masyarakat segera mengecek aplikasi Sapawarga karena rute-rute populer lainnya sudah ludes dipesan," ujar Dhani Gumelar, Selasa (3/3/2026).

Beberapa rute yang sudah habis dipesan antara lain tujuan Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Semarang, Sragen, Purbalingga, Tasikmalaya, hingga rute Bekasi-Bandung dan sebaliknya.

Baca Juga: Antisipasi Macet Mudik 2026, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Siapkan Teknologi Digital di Rest Area Tol Japeka

Jadwal Keberangkatan dan Cara Daftar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan sebanyak 74 unit bus layak jalan untuk mengangkut para pemudik.

Titik keberangkatan utama akan berpusat di beberapa lokasi strategis, seperti:

  • Terminal Leuwipanjang (Bandung)

  • Terminal Cikarang

  • Kota Bekasi

Catat Tanggalnya!

Para pemudik yang telah berhasil mendapatkan tiket dijadwalkan berangkat secara bertahap pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026.

Cara Pendaftaran:

Masyarakat cukup mengunduh aplikasi Sapawarga dan melakukan registrasi yang dibuka hingga 12 Maret 2026. Data yang perlu disiapkan antara lain:

  • Nama Lengkap & NIK

  • Nomor Kartu Keluarga (KK)

  • Alamat Domisili & Tanggal Lahir

  • Pemilihan Rute Keberangkatan

  • Aktivasi Tiket dan Manfaat Mudik Gratis

Baca Juga: Manjakan Pemudik, Pemprov Jabar Sebar 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan Siagakan Tim Anti Bencana

Proses penting yang tidak boleh terlewatkan adalah aktivasi tiket yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 12 Maret 2026.

Pada tahap ini, pemudik dapat memilih kepastian tanggal keberangkatan sesuai slot yang tersedia.

Program Mudik Gratis Jabar 2026 ini bersifat inklusif. Warga berdomisili Jabar yang ingin mudik ke luar provinsi bisa mendaftar.

Begitu pula sebaliknya, warga di luar Jabar yang berencana pulang ke wilayah Jawa Barat juga dapat memanfaatkan fasilitas ini.

Baca Juga: Permudah Pemudik, Pemprov Jabar Integrasikan Mudik Gratis 2026 dan Pantauan CCTV di Aplikasi Sapawarga

Oleh karena itu, Dishub Jabar berharap program ini mampu membantu ekonomi masyarakat.

Selain menghemat biaya transportasi, penggunaan bus secara massal dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang sering menjadi pemicu kemacetan dan kecelakaan di jalur mudik.

Hasilnya, masyarakat dapat pulang kampung dengan lebih nyaman, aman, dan tanpa biaya sepeser pun.

Dengan demikian, bagi Anda yang rutenya masih tersedia, segera buka ponsel dan amankan kursi Anda di aplikasi Sapawarga sekarang juga sebelum periode pendaftaran ditutup atau kuota habis total!

Baca Juga: Panduan Lengkap Aturan Mudik Lebaran 2026: Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.