Jabar

Kunjungan Strategis Lemhannas RI di Purwakarta: Soroti Potensi PLTS Cirata hingga Masalah KJA Jatiluhur

Didin Wahidin | 9 Maret 2026, 15:37 WIB
Kunjungan Strategis Lemhannas RI di Purwakarta: Soroti Potensi PLTS Cirata hingga Masalah KJA Jatiluhur
Purwakarta Jadi Lokasi Studi Strategis Lemhannas RI, Kapolres Hadiri Penerimaan Peserta P4N LXIX TA 2026

AKURAT JABAR – Kabupaten Purwakarta terpilih menjadi lokasi pelaksanaan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) dalam rangka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026 Lemhannas RI.

Rombongan calon pemimpin nasional ini tiba di Aula Janaka Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta pada Senin (9/3/2026) pagi untuk mendalami dinamika pembangunan daerah.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyambut langsung delegasi yang dipimpin oleh Kolonel Harry Nugroho tersebut.

Selain itu, hadir pula jajaran Forkopimda mulai dari Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya hingga Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra.

Baca Juga: Jadi Barometer Nasional, Pendidikan Karakter Purwakarta Bikin DPRD Brebes Terpukau

Visi Purwakarta Istimewa dan Kekuatan Energi Nasional

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Om Zein ini memaparkan visi besar mewujudkan "Purwakarta Istimewa".

Meskipun secara administratif Purwakarta memiliki luas wilayah yang relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Jawa Barat, daerah ini menyimpan potensi sumber daya yang sangat strategis bagi kepentingan nasional.

Faktanya, Purwakarta menjadi penyokong energi penting melalui dua bendungan raksasa, yakni Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur.

Menariknya, Bendungan Cirata kini telah bertransformasi menjadi pusat inovasi energi hijau dengan hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung terbesar yang diresmikan oleh Presiden RI ke-7.

"Kami memiliki potensi sumber daya yang besar. Oleh karena itu, visi Purwakarta Istimewa terus kami dorong agar selaras dengan ketahanan energi dan pangan nasional," ujar Saepul Bahri Binzein.

Baca Juga: Dukung Program Nasional, Kapolres Purwakarta Tinjau Proyek Green House dan Kebun Ketahanan Pangan

Tantangan Serius: Over Kapasitas KJA di Waduk Jatiluhur

Namun demikian, di balik potensi besar tersebut, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan lingkungan yang cukup pelik.

Bupati Om Zein mengungkapkan masalah over kapasitas Keramba Jaring Apung (KJA) di wilayah perairan waduk yang kian mengkhawatirkan.

Berdasarkan data terbaru tahun 2025, jumlah KJA di perairan Purwakarta tercatat melebihi daya dukung lingkungan hingga empat kali lipat dari batas ideal.

Kondisi ini menjadi perhatian serius para peserta Lemhannas RI karena menyangkut keberlanjutan fungsi waduk sebagai sumber air baku dan energi.

"Melalui kegiatan SSDN ini, kami berharap para peserta dapat mempelajari kebijakan pembangunan kami sekaligus memberikan masukan strategis atas permasalahan lapangan yang kami hadapi," tambahnya secara mendalam.

Baca Juga: Jabar Caang 2025: Pemprov Jabar Perluas Akses Listrik Warga Sampai Daerah Terpencil

Turun Langsung ke Lapangan: Meninjau Ekosistem Jatiluhur

Setelah sesi diskusi di Aula Janaka, rangkaian kegiatan berlanjut dengan peninjauan langsung ke lokasi KJA di Waduk Jatiluhur.

Para peserta berdialog dengan para petani ikan untuk memahami tata kelola budidaya serta dampak sosial-ekonomi yang terjadi di lingkungan perairan.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi menyebut momentum ini sebagai gambaran nyata bagi calon pemimpin nasional.

Menurutnya, pemimpin masa depan harus memahami dinamika daerah secara komprehensif.

"Melalui kunjungan ini, para peserta memahami secara langsung kondisi lapangan, baik potensi maupun tantangan daerah," jelasnya.

"Hasilnya, ini akan menjadi bahan kajian strategis dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat," tegas Enjang.

Baca Juga: Bupati Om Zein Siapkan Langkah Strategis Atasi Masalah Banjir Purwakarta Tepatnya di Cikaobandung Jatiluhur

Melahirkan Gagasan untuk Pembangunan Nasional

Akhirnya, kegiatan ini ditutup dengan diskusi lanjutan bersama Dinas Pertanian dan unsur TNI-Polri setempat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan seperti Lemhannas RI diharapkan mampu melahirkan gagasan segar yang bermanfaat bagi pembangunan nasional di masa depan.

Dengan demikian, Kabupaten Purwakarta kembali membuktikan perannya sebagai laboratorium pembangunan yang kaya akan wawasan bagi para pengambil kebijakan di tingkat pusat.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Geser Siklus Pembangunan: Februari Lelang, Maret Mulai Kerja!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.