Jabar

Jadi Barometer Nasional, Pendidikan Karakter Purwakarta Bikin DPRD Brebes Terpukau

Didin Wahidin | 7 Maret 2026, 21:35 WIB
Jadi Barometer Nasional, Pendidikan Karakter Purwakarta Bikin DPRD Brebes Terpukau
Disdik Purwakarta menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes untuk mendalami strategi pendidikan karakter Purwakarta yang dinilai memiliki standar istimewa, Kamis (5/3/2026).

AKURAT JABAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta kembali membuktikan kualitasnya sebagai barometer pendidikan di Jawa Barat.

Kali ini, jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk mendalami strategi pendidikan karakter Purwakarta yang dinilai memiliki standar istimewa, Kamis (5/3/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Ferri Anggrianto, S.E., memimpin langsung rombongan tersebut bersama jajaran wakil dan anggota dewan lainnya.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, M.Pd, di Ruang Rapim Mandalawangi.

Baca Juga: Masuk Barak Militer, 274 Siswa SMA/SMK di Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya

Strategi Penguatan Karakter dan Kualitas Guru

Dalam pertemuan yang berlangsung konstruktif tersebut, Kadisdik Sadiyah memaparkan berbagai kebijakan strategis yang menjadi kunci sukses pengelolaan pendidikan di wilayahnya.

Fokus utama paparan tersebut mencakup penguatan karakter peserta didik melalui nilai-nilai lokal serta upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

Faktanya, implementasi kebijakan ini berhasil menarik perhatian serius dari para anggota dewan asal Jawa Tengah tersebut.

Diskusi mengalir dinamis saat para legislator Brebes menggali lebih dalam mengenai cara praktis penerapan kurikulum karakter di sekolah-sekolah Purwakarta.

Baca Juga: Sekda Herman Tutup Pendidikan Karakter Panca Waluya Angkatan II Setelah 21 Hari Ratusan Siswa Menjalani Pendidikan di Barak Militer

Apresiasi "Wow" dari Legislator Brebes

Rombongan Komisi IV DPRD Brebes memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Mereka menilai komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola pendidikan sangat terasa melalui paparan teknis yang disampaikan Kadisdik beserta jajaran pejabat lainnya.

Ketua rombongan bahkan tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya setelah mendengar detail program yang telah berjalan sukses di lapangan.

“Wow! Penjelasan ini benar-benar memberikan perspektif baru bagi kami dalam memandang pengelolaan pendidikan. Inovasi semacam ini harus kami terapkan juga di kota kami,” ungkap Ferri Anggrianto secara antusias.

Baca Juga: Dorong Inovasi TdBA, Disdik Purwakarta Sukses Gelar Festival Gandrung Mulasara 2025

Sinergi Antar-Daerah Demi Mutu Pendidikan

Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, kunjungan kerja ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar-pemerintah daerah.

Melalui praktik baik (best practice) yang telah teruji, kedua daerah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara kolektif.

Menariknya, di akhir kegiatan, Ketua Komisi IV DPRD Brebes menyatakan ketertarikannya untuk kembali berkunjung ke Purwakarta.

Ia berencana melihat langsung aktivitas pendidikan karakter Purwakarta di lingkungan sekolah agar mendapatkan gambaran operasional yang lebih lengkap.

Baca Juga: Transformasi Nyata: Disdik Purwakarta Raih Penghargaan Reformasi Birokrasi

Hasilnya, rombongan merasa puas mendapatkan masukan berharga yang akan mereka jadikan rujukan kebijakan pendidikan di Kabupaten Brebes.

Melalui kolaborasi ini, transformasi pendidikan berbasis karakter diharapkan semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan demikian, keberhasilan Disdik Purwakarta dalam mempertahankan identitas pendidikan yang unik dan kuat kembali mendapat pengakuan dari institusi luar daerah sebagai model pembelajaran masa depan.

Baca Juga: Sekolah Maung Purwakarta Siap Beroperasi, Pilot Proyek Jabar di Tajug Gede

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.