Jabar

Tepis Isu Kelangkaan, Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji di Jabar Aman Jelang Lebaran 2026

Didin Wahidin | 11 Maret 2026, 21:41 WIB
Tepis Isu Kelangkaan, Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji di Jabar Aman Jelang Lebaran 2026
Pertamina menjamin Stok BBM Lebaran Jabar 2026 dan Elpiji aman terkendali.

AKURAT JABAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di wilayah Jawa Barat tetap stabil menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Pertamina telah mematangkan seluruh kesiapan infrastruktur energi maupun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga RJBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa koordinasi distribusi energi akan berlangsung ketat guna mencegah kendala di lapangan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam keterangan resminya pada Selasa (10/3/2026).

“Kami berharap dengan kesiapan ini, distribusi energi yang masyarakat butuhkan tetap aman tanpa ada kendala apa pun,” ungkap Satria.

Baca Juga: Stok BBM Bandung Jelang Lebaran 2026 Aman, Pertamina Minta Warga Hindari Panic Buying

Ribuan SPBU dan Jaringan Elpiji Bersiaga 24 Jam

Faktanya, Pertamina menyiagakan sebanyak 1.620 SPBU di seluruh wilayah Jawa Barat untuk menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik.

Selain itu, perusahaan pelat merah ini juga mengoperasikan 439 Pertashop guna menjangkau wilayah yang jauh dari SPBU reguler.

Untuk sektor gas rumah tangga, Pertamina memperkuat jaringan distribusi yang terdiri dari:

  • 2.331 agen Elpiji resmi.

  • 206 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE).

Menariknya, Satria juga meredam kekhawatiran masyarakat terkait dampak konflik di Timur Tengah.

Ia memastikan pasokan nasional tetap terjaga karena jalur pelayaran kapal pembawa minyak Indonesia tidak hanya bergantung pada Selat Hormuz.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak terpengaruh isu bohong.

“Kami imbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan jangan mudah percaya hoaks,” tegasnya.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melambung: Akankah Subsidi BBM dalam APBN 2026 Membengkak?

Keandalan Stok di Fuel Terminal Bandung dan Padalarang

Sementara itu, Fuel Terminal Manager Bandung, Debbi Juliana Harahap, mengonfirmasi bahwa stok BBM di Fuel Terminal Ujung Berung dan Padalarang saat ini berada dalam level aman.

Berbagai fasilitas penunjang di lapangan telah siap melayani masyarakat dengan maksimal.

Selanjutnya, Pertamina menyiapkan strategi "Kantong SPBU" di beberapa titik rawan guna mempercepat suplai jika terjadi lonjakan konsumsi yang tiba-tiba.

Layanan modular atau SPBU portable juga akan tersedia di Tol Cisumdawu untuk memudahkan pemudik mengisi bahan bakar di jalur tol.

“Kami menempatkan beberapa Kantong SPBU untuk mendukung kelancaran suplai. Selain itu, ada layanan modular di Tol Cisumdawu,” jelas Debbi.

Baca Juga: Langkah Berani! Indonesia Berhenti Impor BBM Secara Bertahap Mulai 2026

Sistem Penyaluran Terintegrasi via Jaringan Pipa

Perlu diketahui, penyaluran BBM di wilayah ini menggunakan sistem jaringan pipa yang terintegrasi mulai dari Lomanis menuju Tasikmalaya, kemudian berlanjut ke Ujung Berung dan Padalarang.

Seluruh perencanaan suplai ini berada di bawah koordinasi ketat tim planner regional Pertamina.

Akhirnya, sinergi antara kesiapan stok dan layanan tambahan di jalur tol diharapkan mampu menjamin kenyamanan pemudik selama di perjalanan.

Dengan demikian, masyarakat Jawa Barat dapat merayakan hari kemenangan dengan ketersediaan energi yang andal dan lancar.

Baca Juga: Pengaturan Impor BBM: Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Perdagangan Nasional

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.