BMKG Catat 111 Kejadian Gempa Bumi di Jawa Barat Selama Maret 2026, Terbesar 5,4 Magnitudo

AKURAT JABAR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung melaporkan adanya 111 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama bulan Maret 2026. Kejadian gempa ini mencakup berbagai magnitudo, dengan yang terbesar mencapai 5,4, dan yang terkecil sebesar 0,9 magnitudo.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengungkapkan bahwa dari total 111 kejadian gempa tersebut, 98 kejadian terjadi di kedalaman kurang dari 60 kilometer, sementara 13 kejadian lainnya berpusat di kedalaman antara 60 hingga 300 kilometer.
"Tiga kejadian yang paling dirasakan oleh masyarakat terjadi pada bulan Maret ini, dengan yang paling kuat tercatat pada 13 Maret lalu," kata Teguh di Bandung, Jumat (3/4).
Gempa bumi yang dirasakan tersebut berkekuatan 5,4 magnitudo dan berpusat di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Guncangan terasa di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Garut, Sukabumi, dan Tasikmalaya.
Teguh menjelaskan bahwa gempa yang terjadi ini umumnya merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif, dengan pusat gempa banyak terdeteksi di wilayah pesisir.
Berdasarkan data BMKG, sebanyak 67 kejadian gempa berpusat di laut, sementara 44 kejadian lainnya berpusat di darat.
Meski banyak gempa terjadi di kedalaman dangkal, BMKG juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat.
"Kami selalu menghimbau kepada warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Jika terjadi gempa bumi, segera keluar dengan tenang dan hindari panik," jelasnya.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan mempercayakan informasi resmi dari BMKG.
"Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, seperti isu-isu yang tidak bertanggung jawab," tambah Teguh.
Dengan terus meningkatnya kejadian gempa di Jawa Barat, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selalu siap menghadapi kemungkinan bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 5BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







