Jabar

Bupati Syakur Amin Pastikan Stabilitas Energi Kabupaten Garut 2026 Pasca-Lebaran Aman Terkendali

Didin Wahidin | 27 Maret 2026, 08:00 WIB
Bupati Syakur Amin Pastikan Stabilitas Energi Kabupaten Garut 2026 Pasca-Lebaran Aman Terkendali
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama Hiswana Migas DPC Kabupaten Garut di Rumah Makan Asep Strawberry Cimaragas, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (26/3/2026).

AKURAT JABAR – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat sinergi dengan para pelaku usaha sektor energi untuk menjamin kelancaran distribusi bahan bakar bagi masyarakat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri langsung agenda Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama DPC Hiswana Migas Kabupaten Garut di RM Asep Strawberry Cimaragas, Cilawu, Kamis (26/3/2026).

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Nurdin Yana, perwakilan Pertamina, serta seluruh pengusaha gas dan BBM se-Kabupaten Garut.

Fokus utama diskusi ini adalah mempertegas komitmen bersama dalam menjaga Stabilitas Energi Kabupaten Garut 2026 agar tetap tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Faktanya, forum ini menjadi ruang komunikasi intensif untuk mengantisipasi tantangan distribusi energi di masa mendatang yang diprediksi akan semakin dinamis.

Baca Juga: Cegah Laka Laut, Sat Polairud Perketat Pengamanan Wisata Pantai Selatan Garut 2026 Selama Libur Lebaran

Ujung Tombak Pelayanan: Integritas Pengusaha SPBU dan Agen Elpiji

Oleh sebab itu, Bupati Syakur Amin menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus berjalan harmonis. Ia mengingatkan para pengusaha bahwa distribusi Elpiji dan BBM merupakan urat nadi perekonomian daerah yang harus dikawal ketat.

Selanjutnya, Ketua Hiswana Migas DPC Kabupaten Garut, Ida Hidayatulloh, menyebut para pengusaha SPBU dan agen Elpiji sebagai ujung tombak pelayanan.

Ia mengajak seluruh anggotanya untuk menjunjung tinggi profesionalisme serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Para pengusaha memiliki peran vital sebagai penyalur energi kepada masyarakat. Kita dituntut selalu menjaga integritas dan kepatuhan terhadap regulasi guna menciptakan distribusi yang adil,” tegas Ida Hidayatulloh.

Baca Juga: Bupati Abdusy Syakur Amin Pantau Langsung Jalur Mudik Garut 2026 di Wilayah Utara, Pastikan Arus Lalin Terkendali

Laporan Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Garut Aman Hingga April

Menariknya, perwakilan Pertamina, Jamal Bachtiar, melaporkan bahwa operasional Satuan Tugas (Satgas) Lebaran yang berjalan sejak H-14 hingga H+14 akan berakhir pada 1 April 2026 mendatang.

Secara keseluruhan, penyaluran energi selama periode mudik dan balik di wilayah Garut berjalan tanpa kendala berarti.

Update Ketersediaan Energi Garut:

  • Status Stok: Stok BBM dan Elpiji di Kabupaten Garut dipastikan dalam kondisi aman.

  • Kelancaran Distribusi: Penyaluran selama masa puncak konsumsi Lebaran berjalan lancar.

  • Koordinasi: Pertamina membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Garut.

Baca Juga: Bersama Kemenhub, Gubernur Dedi Mulyadi Tinjau Jalur Mudik dan Salurkan Kompensasi Kusir Delman di Garut

Komitmen Distribusi Tepat Sasaran dan Adil

Selain itu, Bupati Syakur Amin mengapresiasi kinerja Hiswana Migas dan Pertamina yang telah bekerja keras menjaga pasokan selama libur panjang.

Ia berharap komunikasi terbuka yang terjalin dalam forum ini dapat melahirkan solusi produktif bagi persoalan energi di tingkat akar rumput.

Penting untuk dicatat, pengawasan terhadap distribusi Elpiji 3 kg akan terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

Pemkab Garut berkomitmen memberikan sanksi tegas bagi oknum yang terbukti melakukan penyimpangan distribusi.

Baca Juga: Tembus Pasar Dunia! Bupati Garut Gandeng IPB dan AIC Perkuat Industri Kulit Garut Global

Penutup: Menjaga Roda Ekonomi Melalui Ketahanan Energi

Akhirnya, sinergi antara Pemkab Garut, Hiswana Migas, dan Pertamina menjadi kunci utama dalam menjaga iklim ekonomi daerah yang kondusif.

Dengan terjaminnya ketersediaan energi, mobilitas warga dan produktivitas usaha kecil menengah di Garut dapat terus berkembang pesat pasca-perayaan Idulfitri.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan pasokan, karena seluruh instansi terkait telah bersiap melakukan antisipasi dini terhadap segala potensi gangguan distribusi di lapangan.

Baca Juga: Dilema Pembangunan RKB SLB-C Karya Bhakti, Wakil Bupati Garut Putri Karlina Soroti Risiko Bencana

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.