KPK Lanjutkan Penggeledahan Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono, Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif

AKURAT JABAR – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Kamis (2/4/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penggeledahan tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di kediaman Ono Surono di Kota Bandung pada Rabu (1/4/2026).
“Pada hari ini, Kamis (2/4), penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta.
Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik KPK dilaporkan mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara.
Dari lokasi, petugas membawa satu kardus dan dua koper yang berisi dokumen maupun barang bukti lain yang tengah dianalisis lebih lanjut.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Kasus Korupsi Bupati Bekasi Nonaktif
Pengembangan Kasus OTT Bekasi
Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 orang diamankan, dan delapan di antaranya kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Dari delapan orang tersebut, termasuk di dalamnya Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang.
Sehari setelah OTT, KPK mengungkapkan telah menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga terkait praktik suap proyek di wilayah Kabupaten Bekasi.
Selanjutnya, pada 20 Desember 2025, KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai pihak penerima suap, serta seorang pihak swasta bernama Sarjan sebagai pemberi suap.
Baca Juga: KPK Telusuri Aliran Dana Sarjan ke Ono Surono dalam Kasus Suap Proyek Bekasi
Peran Ono Surono Masih Didalami
Nama Ono Surono sendiri sebelumnya telah muncul dalam proses penyidikan. Ia diketahui pernah diperiksa sebagai saksi oleh KPK pada 15 Januari 2026.
Usai pemeriksaan, Ono mengungkapkan bahwa penyidik mendalami terkait aliran dana dalam kasus tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini KPK belum menyampaikan secara rinci keterlibatan langsung Ono dalam perkara tersebut.
Penggeledahan yang dilakukan di dua lokasi berbeda ini diduga bertujuan untuk menelusuri lebih jauh bukti-bukti serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.
Baca Juga: Kembangkan Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono
Komitmen KPK Usut Tuntas
KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus dugaan suap yang berkaitan dengan proyek di Kabupaten Bekasi.
Penyidik terus menelusuri aliran dana serta hubungan antar pihak guna memperkuat konstruksi perkara.
Perkembangan terbaru dari hasil penggeledahan ini masih akan dianalisis lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya penetapan tersangka baru dalam kasus tersebut.
Baca Juga: Resmi Jadi Tersangka KPK, Bupati Bekasi Ade Kuswara Minta Maaf dan Titip Pesan untuk Dedi Mulyadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







